Sistem Penangkal Petir

Sistem penangkal petir pada bangunan adalah sebuah sistem pertahanan gedung dari ancaman sambaran petir terhadap bangunan. Sistem ini sangat diperlukan terutama untuk bangunan bertingkat serta bangunan yang memiliki perbedaan cukup tinggi dengan area disekitarnya. Sistem penangkal petir pada bangunan tinggi di Indonesia sangat penting, mengingat wilayah Indonesia yang berada di iklim tropis basah sehingga potensi terbentuknya awan sangat besar dimana awan merupakan pemicu terjadinya petir. Alat penangkal petir mutlak dibutuhkan oleh benda yang berketinggian lebih, termasuk pada pesawat terbang. Namun, sistem penangkal petir pada pesawat terbang berbeda dengan sistem penangkal petir pada bangunan.

Bagian sistem penangkal petir pada bangunan

Ada tiga bagian penting sistem penangkal petir pada bangunan bertingkat, yaitu head terminal, kawat penangkal petir (down konduktor) dan grounding. Head terminal adalah bagian penangkal petir yang dipasang paling tinggi dari tempat yang dilindungi. Kita sering mendapati benda seperti tombak di ujung sebuah bangunan atau menara. Itulah head terminal dari alat penangkal petir konvensional. Head terminal yang lain berbentuk bulat atau seperti payung, yang merupakan bagian dari head terminal penangkal petir elektrostatis atau radius. Sedangkan sistem penangkal petir faradai dibuat dengan menggunakan banyak jalur untuk mencapai tempat pembumian. Sistem faraday sebenarnya sangat bagus, namun karena menggunakan banyak jalur ke bawah maka dapat merusak estetika bangunan.

Sebuah sistem penangkal petir pada bangunan, head terminalnya akan dihubungkan dengan dengan sebuah kawat penangkal petir atau kabel konduktor ke tempat pembumian (grounding). Di tempat pembumian inilah petir akan dinetralkan.

Sistem kerja penangkal petir

Sistem proteksi petir pada bangunan gedung bekerja dengan cara menangkap petir kemudian menyalurkannya ke tempat pembumian agar muatan petir menjadi netral. Sistem penangkal petir pada bangunan dimaksudkan sebagai jalan yang lebih baik untuk mengalirkan muatan listrik petir agar petir tidak mencari jalan sendiri pada bangunan yang membuat bangunan tersambar. Dengan proteksi semacam itu, aliran listrik petir telah di arahkan pada jalur penangkal petir sehingga petir tidak akan menyambar bangunan.

Karena muatan listrik petir yang sedemikian besarnya, maka komponen penyusun dari sistem penangkal petir pada gedung bertingkat haruslah dipilih dari bahan yang memiliki kualitas terbaik sebagai penghantar listrik. Selain itu, diameter penampangnya sebaiknya juga dipilih yang lebih besar agar sistem penangkal petir pada bangunan dapat bekerja secara maksimal.

Alat ukur penangkal petir yang utama adalah earth testemeter yang sangat penting untuk mengukur nilai tahanan tanah. Nilai tahanan secara keseluruhan dari alat penangkal petir yang terpasang sebaiknya di bawah 2 ohm.