fungsi dasar pada receiver parabola digital

Sering terjadi bahwa Anda membeli receiver parabola murah tanpa buku pedoman atau Anda kehilangan buku pedoman yang disertakan, dan sekarang Anda tidak tahu bagaimana cara mengoperasikan receiver tersebut. Lusinan email kami terima setiap hari dalam bahasa yang jelas dan kebanyakan pengguna mempunyai masalah tentang cara mendapatkan saluran baru, menyusun atau menghapus saluran tersebut tanpa buku pedoman.

Artikel ini akan mencoba membantu Anda menemukan dan menggunakan fungsi dasar pada receiver. Setelah itu, Anda bahkan akan dapat mengoperasikan fituryang lebih khusus, dengan cara coba dan coba lagi (try and error).
Receiver satelit dirancang untuk penerimaan sinyal televisi, yang berarti harus dihubungkan ke pesawat TV, yang dapat digunakan sebagai OSD (on screen display). Dalam kenyataannya, sisi depan umumnya sangat sedikit dilengkapi dan hanya terdapat beberapa tombol dan peraga, hanya sangat sedikit receiver yang bisa menampilkan nama serta informasi lainnya melalui tampilan alphanumeric, kadang-kadang tanpa tampilan sama sekali. Sehingga jika Anda adalah pehobi radio, Anda harus menyalakan TV untuk mengetahui saluran yang sedang didengarkan.
Sisi depan umumnya kurang perlengkapan
Beberapa receiver menyediakan sedikit tombol untuk mengoperasikannya tanpa kendali jarak jauh, namun tombol-tombol ini hanyalah duplikat dari yang ada di kendali jarak jauh, dengan satu pengecualian: beberapa di antaranya terdapat tombol on/off catu daya manual, yang juga kadang-kadang terdapat di sisi belakang. Tombol-tombol lainnya hanyalah saluran ke atas/bawah dan mungkin volume atas/bawah. Jika sebuah tombol khusus untuk masuk ke menu tersedia, umumnya tidak begitu berguna, karena tidak ada tombol angka pada bagian depan receiver sehingga tidak bisa menggunakan sebagian besar menu tersebut.
Konektor yang tersedia berada di sisi belakang
Untung saja, ada satu hal, yang serupa di semua receiver, yaitu menyediakan konektor (biasanya juga standar) pada sisi belakang. Umumnya, receiver sudah bisa digunakan jika hanya ada masukan sinyal dan keluaran video.
  • Kabel antena harus dihubungkan ke masukan sinyal, umumnya diberi label masukan IF atau LNB-IN.
  • Pesawat TV dihubungkan ke colokan Scart (di Eropa).
  • Untuk wilayah lain, Anda dapat menggunakan keluaran Video melalui colokan RCA warna kuning (misalnya di USA).
  • Beberapa receiver juga menyediakan keluaran RF dalam rentang UHF.
  • Sinyal audio misalnya untuk keluaran radio dapat diambil dari colokan RCA warna putih dan merah (Stereo).
  • Komputer Anda dapat dihubungkan melalui konektor 9 pin RS232.
  • Kadang-kadang sebuah switch catu daya manual juga tersedia.